Jam Tangan (Stock Terbatas!)
Liverpool


Chelsea


Manchester United


Arsenal


Barcelona


Real Madrid


AC Milan

Cerita Duka PSSI Masih Berlanjut
Buku putih telah ditutup. Selesai sudah babak akhir sebuah cerita heroik yang melelahkan. Apa boleh buat, Firman Utina dan kawan-kawan hanya menorehkan sebuah cerita yang berakhir antiklimaks.
![]()
Impian menjadi kampiun untuk pertama kalinya di arena Piala AFF kembali kandas. Empat kali lolos ke final, namun semuanya berakhir tanpa pernah mengangkat trofi juara di pengujung laga.
Kemenangan 2-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu malam, menjadi sia-sia. Kalah selisih gol mengantarkan Harimau Malaya mencatatkan diri sebagai negara keempat ASEAN yang pernah menjadi juara menyusul Thailand, Singapura, dan Vietnam.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang berada di antara puluhan ribu penonton, berusaha tenang. Saya yakin di dalam hati presiden tergores perasaan duka menerima hasil akhir yang tak menggembirakan itu.
Kegagalan ini menambah sentimen masyarakat Indonesia kepada Malaysia. Kasus laser penonton yang mengganggu kiper Markus Horison menjadi salah satu pemicu.
Pada pertandingan leg 1 di Bukit Jalil, 26 Desember, secara mengejutkan pasukan Rajagobal itu bermain apik. Di sisi lain, timnas Indonesia seperti kehilangan arah dan koordinasi permainan. Skor kemenangan tanpa balas dibukukan tuan rumah Malaysia.
***
Diskon untuk stok lama
Saat ini kami masih memiliki beberapa stock jersey dari musim-musim yang lalu. Oleh karena itu, kami ingin memberikan diskon sebesar @ Rp 5.000 untuk stock lama tersebut. Ayo segera cek Info Stock kami!
E-mail SPAM
Terkait e-mail dari para pelanggan KaosBola.com yang sering tidak direspons oleh kami, kami memohon maaf sebesar-besarnya. Kami baru menyadari bahwa banyak e-mail dari Anda yang “tersangkut” di SPAM folder e-mail kami.
Demikian permohonan maaf kami, semoga maklum.
KaosBola.com
Kotak Pulpen (Stock Terbatas!)
Barcelona


Real Madrid


Manchester United


Chelsea


Liverpool


Arsenal


AC Milan


Inter Milan


Sejarah Kartu Merah dan Kartu Kuning

Apakah penggunaan kartu merah dan kuning sudah dikenal begitu sepak bola modern muncul? Jawabannya tidak. Kartu merah dan kuning baru diperkenalkan di Piala Dunia 1970 Gan.
Namun, inspirasinya muncul pada Piala Dunia Tahun 1966. Pada perempat final antara tuan rumah Inggris lawan Argentina. Wasit yang memimpin pertandingan itu berasal dari Jerman, yakni Rudolf Kreitlein. Karena melakukan pelanggaran keras, kapten Argentina, Antonio Rattin, dikeluarkan oleh Kreitlein. Namun, Rattin tak paham apa maksud wasit asal Jerman itu. Dia pun gak langsung segera meninggalkan lapangan.
Wasit Inggris yang ikut bertugas di pertandingan itu, Kn Aston, kemudian masuk ke lapangan. Dengan sedikit modal bahasa Spanyol, dia merayu Rattin untuk meninggalkan lapangan. Sebab, wasit yang memimpin pertandingan, Rudolf Kreitlein, memutuskan begitu. Karena hanya tahu bahasa Jerman dan Inggris, ia kesulitan menjelaskan keputusannya kepada Rattin. Karena kasus ini, Ken Aston kemudian berpikir. Harus ada komunikasi universal yang bisa langsung diketahui semua orang, ketika wasit memberi peringatan kepada pemain atau mengeluarkannya dari lapangan. Sehingga, wasit tanpa harus membuat penjelasan dengan bahasa yang mungkin tak diketahui pemain.
